Langsung ke konten utama

Trik Membina Hubungan Jangka Panjang




Menjaga hubungan tetap hangat untuk jangka lama sering menjadi hal yang sulit dilakukan. Sangat sering terjadi (apalagi dewasa ini) pasangan berselingkuh. Seiring perkembangan zaman dan peradaban, selingkuh makin dianggap lazim. Menjaga agar tidak selingkuh, sama sulitnya dengan menjaga hubungan tetap hangat pasangan suami istri.

Jangan terlalu pesimis tentang apa yang Anda hadapi bersama pasangan. Meskipun menjaga hubungan bukan hal yang mudah, ada kalanya Anda harus bercermin. Tidak semua pasangan melanggar janji mereka. Masih banyak dari mereka yang makin menikmati hubungan seks seiring bertambahnya usia perkawinan.

Mereka ini seakan mengalami jatuh cinta setiap hari, kehangatan malam pertama setiap kali berhubungan seks. Apakah mereka pasangan beruntung? Tentunya ya. Tapi itu saja tidak cukup. Mereka harus mengusahakannya dengan keras agar ini terwujud.

Mereka, pasangan yang sukses dan bergairah, tentunya telah menyadari tidak ada ramuan khusus yang menjamin hangatnya hubungan seks selain komunikasi batin yang kuat antar pasangan, mudah beradaptasi terhadap perubahan untuk dirinya sendiri dan lingkungannya termasuk pasangan, saling menghormati, dan mengerti apa yang menjadi kekuasaan pasangan.

Hasilnya, pasangan akan menikmati hidup bersama mereka. Dan ketika suatu ketika bertemu masalah, mereka berdua akan menghadapinya bersama.

Perubahan gaya hidup dapat berarti pasangan berubah arah tujuan semula. Pada masa ini pasangan biasanya mengalami krisis, karena mereka mulai tidak mengenali pasangannya. Hasilnya mereka akan mudah terjerumus dalam penyelewengan atau menjadi dingin terhadap seks.

Bayangkan jika masalah ini terjadi sementara ikatan batin telah renggang, hasilnya akan lebih buruk dari bayangan Anda sendiri.

Beradaptasi Terhadap Perubahan
Setiap manusia mengalami perubahan seiring dengan bertambahnya umur. Irama kerja mungkin semakin padat, sebuah pekerjaan baru mungkin menuntut mereka pindah rumah, kebutuhan ekonomi yang makin menumpuk mungkin mengharuskan mereka mencari penghasilan sampingan, kehilangan pekerjaan mungkin menimbulkan depresi, kehadiran anak mungkin membuat mereka kehabisan waktu dan sebagainya.

Semua contoh di atas adalah perubahan yang menuntut setiap pasangan tanggap, segera mengubah diri, beradaptasi dengan hal baru.

Idealnya perubahan-perubahan ini harus ditanggapi berdua. Pasangan yang menghadapi perubahan ini bersama-sama akan cepat terselamatkan, selanjutnya mereka akan mengenang perubahan ini sebagai "roda hidup", dan mereka bangga mempunyai kenangan perjuangan bersama-sama. Yang menjadi masalah jika salah satu atau kedua pasangan tidak tanggap dengan perubahan ini. Meraka akan saling curiga.

Waktu untuk Berdua
Seberapa banyak waktu yang dibutuhkan berdua? Jawabannya bisa sangat relatif. Tapi bila Anda menjawab "tidak banyak", jelas ada yang salah dalam hubungan Anda.

Mudahnya begini, bandingkan berapa banyak waktu Anda untuk bekerja. Tentu Anda dapat menentukan sendiri, seberapa banyak waktu yang Anda perlukan. Pasangan ini harus mengingat bahwa masih banyak jenis hubungan selain hubungan seks walaupun itu puncaknya.

Mereka harus melakukan kegiatan berdua, seperti yang mereka lakukan pada kencan pertama, misalnya makan malam, pergi ke tempat yang menyenangkan/romantis, bunga, anggur, cahaya temaram, musik lembut, dan sebagainya. Kegiatan-kegiatan ini akan menggiring Anda pada percakapan pribadi yang membuka pintu hubungan dengan pasangan.

Tunjukkan Perhatian
Memanggil nama pasangan dengan panggilan sayang (yang, honey, say, neng, bang, dan sebagainya) bukan hal yang bodoh. Hal ini dapat membuat pasangan merasa dicintai dan spesial, sekaligus menciptakan ikatan bagi mereka yang tidak dipunyai pasangan lain.

Hal lain yang juga penting adalah kesadaran tiap pasangan untuk tampil semenarik mungkin untuk mendapatkan pujian pasangannya. Ini akan menyenangkan keduanya, bagi yang memuji apalagi yang dipuji. Usaha untuk tampil sebaik mungkin akan mendapatkan reaksi yang positif.

Bahasa tubuh seperti sentuhan, ciuman, belaian, cubitan, akan sangat mendukung terciptanya kemesraan dalam hubungan jangka panjang. Hal-hal kecil ini akan menambah kuat hubungan Anda berdua.


TAMAT

SEMUA JUDUL

    Postingan populer dari blog ini

    Cerita seks, Anak Kelas 3 SMP Di Rangsang Sama Om. Bag 1

    Para pembaca yang budiman. Ini satu lagi cerita pengalamanku semasa kuliah di Jakata, kenalan, jatuh cinta, pacaran yang lembut dan bercinta yang amat mengesankan. Semoga anda semua dapat menikmatinya dengan senang. Tahun 2002. Dua tahun sudah aku menginjak bangku kuliah fakultas teknik Mesin di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta. Berkawan dengan teman-teman kuliah satu angkatan semua jurusan yang ada dengan segala kelebihan dan kekurangannya disertai pesta, camping dan diakhiri pacaran dengan cewek-ceweknya yang rata-rata cantik dan seksi merupakan bagian dari kehidupan kampus. Aku mempunyai group atau kelompok teman-teman seangkatan dari jurusan teknik, antara lain Mesin, Sipil, Arsitek dan Elektro. Diantaranya Aryono dan Tonny, kami bertiga mempunyai ikatan persahabatan yang erat bagaikan saudara kandung, sampai pada kegiatan mendaki gunung Gede, Pangrango di Cimacan terus ke gunung Slamet di Cirebon. Kami bertiga pada umumnya, akhir minggu keempat, setiap akhir bulan, na...

    Pacarku Digilir Orang Rame-rame

    Kejadian ini terjadi karena saya dan pacar saya, Anna, pergi berkaraoke baik beramai-ramai dengan teman-teman kami maupun hanya kami berdua. Suatu hari saya diberitahu oleh teman saya bahwa ada sebuah tempat karaoke di Kelapa Gading yang memutarkan lagu-lagu karaoke dengan gambar-gambar wanita telanjang. Karena penasaran dan ingin mengetahui lebih lanjut saya mengajak Anna untuk pergi berkaraoke di tempat tersebut. Saat malam minggu, sekitar jam 22.30 saya mengajak Anna untuk berkaraoke di tempat tersebut dan Anna pun tidak keberatan, sebelumnya saya telah memberitahukan Anna situasi dan keadaannya. Sesampai di sana saya langsung membooking sebuah ruangan VIP, kami terpaksa membooking ruangan untuk sepuluh orang karena ruangan itu yang paling kecil. Lalu kami pun diantar oleh seorang wanita menuju ke ruangan yang telah kami booking. Sesampainya di ruangan, wanita tersebut menawarkan minuman dan makanan. Kami hanya memesan minuman dan makanan kecil saja, kacang garing, karena baru sejam...

    Ahhh...Jangan Pak!!

    Kira-kira empat bulan lalu, aku pindah dari rumah kontrakanku ke rumah yang aku beli. Rumah yang baru ini hanya beda dua blok dari rumah kontrakanku. Selain rumah aku pun mampu membeli sebuah apartemen yang juga masih di lingkungan aku tinggal, dari rumahku sekarang jaraknya 3 km. Selama aku tinggal di rumah kontrakan, aku mengenal seorang pembantu rumah tangga, sebut saja Yarmi. Dia juga pelayan di toko milik majikannya, jadi setiap aku atau istriku belanja, Yarmi-lah yang melayani kami. Dia seorang gadis desa, kulit tubuhnya hitam manis namun bodinya seksi untuk ukuran seorang pembantu rumah tangga di daerah kami tinggal, jadi dia sering digoda oleh para supir dan pembantu laki-laki, tapi aku yang bisa mencicipi kehangatan tubuhnya. Inilah yang kualami dari 3 bulan lalu sampai saat ini. Suatu hari ketika aku mau ambil laundry di rumah majikan Yarmi dan kebetulan dia sendiri yang melayaniku. "Yarmi, bisa tolong saya cariin pembantu..." "Untuk di rumah Bapak...?" ...